Hari buruh diperingati setiap 1 Mei, begitu pula dengan Indonesia. Sering kita lihat bahwa permasalahan dalam hari buruh adalah permasalahan yang tak kunjung selesai, yaitu masalah pengupahan. Menurut kami, ada beberapa dampak yang ditimbulkan dengan adanya aksi buruh ini, yaitu dampak kepada perusahaan, pemerintah, masyarakat, dan diri sendiri.
Dampak Terhadap Masyarakat
Unjuk rasa memberikan dampak terhadap masyarakat. Dampak unjuk rasa terhadap masyarakat adalah sebagai berikut:
- Terganggunya aktivitas masyarakat karena beberapa jalan dan fasilitas yang biasa digunakan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.
- Menurunnya produktivitas masyarakat.
- Mengganggu keindahan lingkungan dikarenakan sampah-sampah yang berserakan.
Solusi:
Masyarakat sebenarnya mendukung upaya buruh untuk menyuarakan hak-haknya yang belum terpenuhi. Namun, para pengunjuk rasa sebaiknya 'menyuarakan hak-haknya dengan santun' dengan menghormati para pengguna jalan dan fasilitas, menjaga lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah secara sembarangan. Pendek kata, masyarakat mendukung asal tidak melakukan hal-hal yang sifatnya kontra-produktif.
Dampak Terhadap Diri Sendiri
Unjuk rasa sebenarnya memberikan dampak tertentu bagi pelaku. Dampak unjuk rasa terhadap diri sendiri adalah sebagai berikut:
- Pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap buruh itu sendiri atau mungkin akan terjadi PHK massal.
- Denda untuk para pendemo buruh atau untuk para provokator pendemo buruh.
- Tertangkap oleh pihak yang berwajib dikarenakan telah menjadi provokator.
Solusi:
Ikut-ikutan demonstrasi sebenarnya adalah hal yang merugikan diri sendiri. Seharusnya para buruh melakukan komunikasi terhadap pemerintah daerah dan pabrik agar terjalin komunikasi yang baik dalam menyikapi upah minimum kerja.
Dampak Terhadap Perusahaan
Demonstrasi yang dilakukan oleh para buruh ini sebenarnya juga memiliki dampak buruk terhadap perusahaan tempat mereka bernaung, yaitu:
- Demo akan berpengaruh pada output perusahaan. Produksi perusahaan akan berhenti dan berpengaruh pada hasil produksi. Dengan kata lain, perusahaan menjadi tidak produktif.
- Nilai tambah produksi akan terus menurun. Dengan menurunnya nilai tambah dan output produksi akhirnya membuat kemampuan perusahaan untuk menggaji karyawan akan berkurang.
- Kemungkinan nama baik perusahaan akan memburuk karena menurunnya kualitas produk perusahaan.
- Kemungkinan akan mengalami kenaikan harga produk atau jasa sehingga akan mengalami penurunan permintaan konsumen.
Solusi:
Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan perusahaan, tetapi mungkin juga berlaku bagi beberapa perusahaan saja, yaitu dengan meningkatkan jumlah penjualan per bulan, menaikkan harga jual produk, dan mengurangi jumlah buruh.
Dampak Terhadap Pemerintah
Pemerintah juga dirugikan dengan adanya demo buruh ini. Dampak yang dialami oleh pemerintah adalah sebagai berikut:
- Menghambat program pemerintah. Terkadang, program demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat juga akan menghambat program-program dari pemerintah.
- Sebagai media dalam pemaksaan kehendak. Dalam perjalanannya, demonstrasi ini tidak hanya sebagai wadah penyalur aspirasi, tetapi juga sebagai media pemaksaan kehendak. Terbukti dengan demonstrasi yang berakhir anarkis.
- Mengganggu ketertiban umum.
- Memengaruhi hubungan dengan negara lain yang akan berpengaruh pada ketahanan negara dan politik luar negeri.
- Mengurangi legitimasi pemerintah. Legitimasi dapat diartikan seberapa jauh masyarakat mau menerima dan mengakui kewenangan dan keputusan yang diberikan pemerintah.
Solusi:
Pemerintah dapat mendengarkan aspirasi rakyat dengan turun langsung, mendengar langsung dari para pendemo.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar